Senin, 27 Juli 2015

Troubleshooting


MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC & PERIFERAL

Ø  POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik.
Ø  POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC.

Prosedur POST (Power on Self-Test)
1.       Test Power Supply
2.       Pengecekkan  terhadap BIOS dan isinya
3.       Pengecekkan  terhadap  CMOS
4.       Melakukan pengecekkan CPU
5.       Memori sebesar 16 KB harus tersedia  dan dapat baca & tulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
6.       Pengecekkan I/O controller dan bus controller


    Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)

No
Gejala
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
CPU dan Monitor mati,
tidak ada beep
1. Instalasi fisik ke tegangan   listrik AC  110/220V
2. Power supply
2
CPU hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep
1. Instalasi kabel data dari VGA
  card ke Monitor
2. Monitor
3
CPU hidup, Monitor Mati, ada beep
Disesuaikan dengan beep

Kode Beep AWARD BIOS

No
Gejala
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek
PC dalam keadaan baik
2
1 beep panjang
Problem di memori
3
1 beep panjang
2 beep pendek
Kerusakan di modul DRAM parity
4
1 beep panjang
3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA.
5
Beeb terus menerus
Kerusakan di modul memori atau memori video


Kode Beep AMI BIOS

No
Gejala
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek
DRAM gagal merefresh
2
2 beep pendek
Sirkuit gagal mengecek
3
3 beep pendek
BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama
4
4 beep pendek
Timer pada sistem gagal bekerja.
5
5 beep pendek
Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6
6 beep pendek
Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7
7 beep pendek
Video Mode error
8
8 beep pendek
Tes memori VGA gagal
9
9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
10
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami errror
11
11 beep pendek
Chache memori error
12
1 beep panjang
3 beep pendek
Conventional/Extended memori rusak
13
1 beep panjang
8 beep pendek
Tes tampilan gambar gagal

Kode Beep IBM BIOS

No
Gejala
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2
1 beep pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik
3
Beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4
Beep pendek berulang-ulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalah Motherboard
6
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
7
1 beep panjang 3 beep
pendek
Masalah bagian VGA Card (EGA).
8
3 beep panjang
Keyboard error
9
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuit

MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC & PERIFERAL

Klasifikasi Permasalahan

  1. Hardware / Perangkat keras
1. Internal
               
Meliputi isi CPU yaitu :  motherboard, VGA card,  CHIP BIOS, RAM, Sound card, prosessor, Harddisk,CD ROM, Power supply  dan komponen lainnya  yang terpasang, monitor,  keyboard, mouse dan lain-lain.
2. Eksternal
    Di antaranya yaitu : printer, modem  eksternal, TV tuner eksternal, scanner, dan lain sebagainya

  1. Software / Perangkat Lunak
1. Perangkat Lunak BIOS
Diantaranya yaitu : Perangkat keras, program aplikasi, dan user untuk menjadi suatu sistem yang dapat bekerja.
2. Sistem Operasi
                Diantaranya yaitu : Perangkat keras, program aplikasi, dan user untuk menjadi suatu sistem yang dapat bekerja.
3. Program aplikasi
                Program aplikasi yang dimaksud adalah                 semua, perangkat lunak selain sistem    operasi, diantaranya yaitu program aplikasi seperti: perkantoran, termasuk bahasa pemrograman, virus, utility dan lain-lain.

MENDIAGNOSIS PERMASALAHAN PENGOPERASIAN PC & PERIFERAL

Mengisolasi Permasalahan

Adapun langkah-langkah dalam menyelesaikan permasalahan komputer tersebut adalah sebagai berikut:
1) Mengidentifikasi permasalahan
                Masalah yang ada diidentifikasi dengan beberapa prosedur, diantaranya melalui POST.
2) Menganalisis permasalahan
                Pesan/peringatan kesalahan yang ditunjukkan melalui POST ataupun oleh komponen lain dikomputer dapat dipastikan sumber komponen yang menjadi penyebab timbulnya permasalahan.
3) Mengklasifikasikan permasalahan
                Melakukan pengelompokkan permasalahan, dapat dilakukan berdasarkan hardware, software atau permasalahan itu sendiri.
4) Menentukan hipotesa awal penyebab masalah
                Dengan mengklasifikasikan suatu permasalahan, maka dapat ditentukan hipotesa awal bagian yang bermasalah dan penyebab masalah. Hal ini dipakai sebagai acuan untuk mencari cara yang tepat dalam mengatasi masalah dan mencegah timbulnya kembali masalah yang sama.
5) Mengisolasi permasalahan
                Masalah yang sudah diklasifikasikan, difokuskan pada ruang lingkup yang lebih kecil. Ini untuk memudahkan menemukan sumber masalah, dan tidak terjadi salah dalam menangani masalah.
6) Selanjutnya dapat dilakukan tindakan perbaikan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar