Selasa, 01 September 2015

Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI

Berhubungan dengan tugas, saya akan berbagi beberapa materi OS Jaringan Berbasis GUI yang saya punya.

Sitem Operasi adalah penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras. Pengertian Sistem Operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan kepemakai, sehingga memudahkan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Sistem Operasi Jaringan ( Network Operating System ) adalah sebuah jenis OS yang ditujukan untuk menangani jaringan.
SO jaringan dibutuhkan untuk mengelola aliran data antara workstation dan server. Agar workstation dapat bekerja dengan drive pada perangkat yang terpasang pada jaringan, misalnya printer yang tidak secara fisik terhubung ke workstation atau komputer client.
SO jaringan yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan SO komputer stand alone, bedanya hanya pada SO jaringan yang salah satu komputer bertindak sebagai server bagi komputer yang lainnya.
SO jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber data dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.

Jenis Sistem Operasi Jaringan berbasis GUI

Microsoft Windows NT, Windows 2000 server dan 2003 server merupakan SO jaringan yang dikembangkan oleh perusahaan microsoft dengan lisensi komersial. Selain microsoft, perusahaan yang mengembangkan sistem operasi jaringan adalah UNIX , San Solaris dan perusahaan lainnya . SO jaringan yang dikembangkan secara free(gratis) adalah Linux. Linux pertama kali dikembangkan oleh Cinus Torvalds, proyek Open Source dengan lisensi GNU/GPL ( general publik lisence ) yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang haknya tetapi orang lain dimungkinkan untuk menyebarkan, memodifikasikan, atau bahkan menjual kembali program tersebut, tetapi dengan syarat source code asli dan hak cipta harus diikut sertakan dalam distribusinya.
Dengan konsep ini semua orang dapat ikut mengembangkan sistem Operasi berbasis Linux.
Open Source – GNU/GPL – Linux
Clouse Source – berbayar – Microsoft
Bug – kelemahan suatu Sistem Operasi.

SPESIFIKASI HARDWARE
Sebelum memutuskan untuk melakukan instalasi Sistem Operasi sebaiknya dicek dahulu kebutuhan minimum hardware yang diperlukan. Beberapa Sistem Operasi mensyaratkan spesifikasi minimal hardware agar komputer dapat bekerja secara optimal. Jika spesifikasi hardware kurang memenuhi syarat maka akan berdampak pada tidak optimalnya kerja sistem operasi.
Untuk mengetahui spesifikasi hardware pada komputer dapat dilihat pada manual book. Jika manual book tidak ada, dapat dilihat spesifikasi hardware pada komputer pertama kali dinyalakan, maka sistem BIOS akan melakukan cek hardware dan akan menampilkan dilayar monitor.

Untuk melakukan instalasi OS jaringan Redhat Linux 9 diperlukan spesifikasi hardware.

Processor : pentium 1200 ( untuk mode text ) pentium
pentium II 400 ( untuk mode grafik ) rekomendasi
pentiium III 600 MB ke atas.
Harddisk : 475bMB ( untuk costum instalation )
850 MB ( untuk server )
1,7 GB ( untuk personal dekstop )
2,1 GB ( untuk workstation )
Rekomendasi 10 GB keatas
Memory: 64 MB ( untuk mode text )
128 MB ( untuk mode grafik )
rekomendasi 192 MB agar berjalan dengan baik.

METODE INSTALASI

Beberapa SO menyediakan beberapa pilihan metode instalasi sistem operasi komputer berdasarkan letak dimana master SO disimpan, yaitu :
  1. Dari CD – rom
  2. Dari harddisk
  3. Dari NFS server
  4. Dari FTP server
  5. Dari HTTP server
    Persiapan yang dibutuhkan untuk melakukan proses instalasi adalah 1 unit komputer dengan harddisk yang masih kosong kurang lebih CD master instalasi Linux.
Cara Instalasi :
  • Masuk BIOS
  • Pilih Boot 1st boot device
  • Lalu pilih CD ROM ( jika master OS disimpan di CD ROM)
  • Lalu tekan F10 untuk menyimpan pengaturan dan memulai instal...,

Cara Instalasi tanpa masuk BIOS :
Pop Menu – F11 – CD ROM
Harddisk
Removable Disk


Tidak ada komentar:

Posting Komentar